Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Untuk Mu Dongan



Apapun Yang Terjadi pada kita, Kita Harus Tetep Bersyukur dan Berbuat Untuk Menuju Harapan Yang kita nanti-nantikan. Semua orang pasti ingin menjadi orang yang terhebat, kaya, cerdas dan bisa mendapat apa yang harus ia ingini. Tapi kenyataanya belum ada ditangan. untuk mendapatkan semua itu kita perlu Menjalankan yang 4 dengan sungguh2. Apa itu yang empat....hehhehehe...
ini dia: Doa, Usaha, Iman & Taqwa...pastinya semua orang dah tau apa itu dan penulis tidak akan menjelaskan itu lagi, akan tetapi penulis mengajak kita semua harus dan wajin menjalankan semua itu. memang tidak mudah dan seenak makan kacang kelinci tapi setidaknya kita berbuat dan berbuat.... Ayooooo semangat.... Keberhasilan ada ditangan kita sendiri, "Siapa yang Menanam Pohon Dialah yang Akan Mengutip Buah"
 Semoga Dengan Postingan Cah nDeso ini kita semua termotivasi dengan Semangat baru.

Sesuatu yg sulit ketika kita harus tersenyum, hanya karena kita tak ingin menjelaskan pada orang lain mengapa kita bersedih dan lesu tak bersemangat.

Jangan menilai seseorang hanya dengan melihat dari segi penampilan dan apa yg dia lakukan, tapi kita juga harus tahu alasan mengapa dia melakukan.

Terkadang, Tuhan memberikan cobaan yg berat kepada kita, karena Dia percaya pada kemampuanmu melebihi kamu percaya dirimu sendiri.

Mereka yg kaya bukanlah mereka yg mampu membeli segalanya, tapi mereka yg mempunyai sesuatu yg tak mampu dibeli dengan apapun.

Jika kamu merasa selalu salah, selalu jatuh, selalu dihina, jangan menyerah. Tetapi teliti kembali apa yg telah kamu lakukan, karena pasti cara kita ada yg salah yang menyimpang dari jalan kebenaran.

Sukses pasti datang pada mereka yg masih mencoba meski pernah berbuat salah. Mereka yg tak pernah menyerah, karena semangat masih ada.

Terkadang, yg diinginkan sebenarnya tak dibutuhkan, sedangkan yg dibutuhkan tak bisa dimiliki. Tapi Tuhan, tahu apa yg terbaik buat hambanya (kita).

Saat kamu sedih aku menangis Saat kau terluka hatiku tercabik Saat kau gundah aku selalu resah Sahabat...

Jangan kamu anggap aku orang lain A…ku adalah dirimu Aku adalah saudaramu Aku siap korbankan jiwaku agar kekal persahabatan kita.

Kamu adalah sahabatku teman pelipur laraku Bersamamu aku bisa berbagi cerita indah Cerita tentang kegagalanku. Dan denganmu pula aku bisa tuangkan segala keluh kesahku Sahabat.

“Sahabat adalah satu jiwa yang menghuni dua tubuh. Bagaikan oksigen(O2) dalam air, dan Hemoglobin dalam darah. Banyak mantan pacar, tapi gak ada mantan teman”.
('Anwar Nst', 'Anna Art'Di Putro' Dll)
Jangan banggakan apa yang kamu punya. Banggakan bagaimana caramu mendapatkan apa yang kamu punya. Lakukan apapun yang kamu suka. Karena kamu tak akan merasa terpaksa pun jika kamu gagal tak akan merasa kecewa.

Teman itu seperti bulan Tak selalu muncul  Tapi selalu ada dihati.. Sahabat akan selalu menghampiri ketika seluruh dunia menjauh Karena persahabatan itu seperti tangan dengan mata Saat tangan terluka, mata menangis Saat mata menangis, tangan akan menghapusnya.

Jadikan kenangan manis sebagai teman bagimu… dan… Lepaskan kenangan pahit yang menyelubungimu… Sakit karena cinta memang sakit, pedih dan sulit tuk diobati… Tapi jangan karna sakit itu… Kita melupakan cinta yang lain… Cinta yang lebih tulus… yang kan menemani hari-harimu Dengan langkah yang baru dan lebih baik.

Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendiamanmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.

Dalam persahabatan yang tanpa kata, segala pikiran, harapan dan keinginan terungkap dan terangkum bersama menyimpan keutuhan. Ketika tiba saat perpisahan, jangan kalian berduka, sebab apa yang kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih cemerlang dari kejauhan seperti gunung yang tampak lebih agung terlihat dari padang dan daratan. Jangan ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa dan hati. Karena cinta kasih yang masih mengandung pamrih hanyalah jaring yang ditebarkan keudara hanya menangkap kekosongan semata.
Ass...

Posting Komentar untuk "Untuk Mu Dongan"