Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Arti Ikhlas Menurut Agama Islam



AripinRitonga – Dalam kali ini ane akan membahas arti ke ikhlasan yang sesungguhnya, banyak kita ummat islam khususnya masih kurang mampu dalam mendefinisikan apasih arti ikhlas itu?

Pendapat Tentang Ikhlas :

Berbagai pendapat ada yang mengatakan ikhlas adalah memberikan sesuatu yang berharga dalam hidupnya kepada orang lain dengan menyebut “saya ikhlas”.

·    Ada juga yang berpendapat bahwa ikhlas adalah menerima cobaan berupa musibah dari Allah dengan menyebut “saya ikhlas dan sabar ya Allah”.

Apakah pendapat mereka itu salah atau salah tapi ada benarnya juga.? Tergantung kepada masing-masing bagaimana ia mempelajari kitab dan siapa gurunya.
Abu ‘Utsman berkata : “Ikhlas ialah, melupakan pandangan makhluk, dengan selalu melihat kepada Khaliq (Allah)”.
Abu Hudzaifah Al Mar’asyi berkata : “Ikhlas ialah, kesesuaian perbuatan seorang hamba antara zahir dengan batin”.
Abu ‘Ali Fudhail bin ‘Iyadh berkata : “Meninggalkan amal karena manusia adalah riya’. Dan beramal karena manusia adalah syirik. Dan ikhlas ialah, apabila Allah menyelamatkan kamu dari keduanya”.
·         Arti ikhlas :
Menurut pemahaman selama ane mempelajari dan memahami beberapa buku dan pendapat guru bahwa ikhlas itu adalah siap menerima cobaan yang diberikan Allah hingga tingkat tinggi dan berani memberikan apapun yang paling berharga dalam hidup dengan tidak menyebut-nyebutnya malah meningkatkan terus ketaqwaan kepada Allah menambah keimanannya (Ridho atas kehendak Allah).

Merujuk kepada Qur’an Suroh (QS) : Al-Ikhlas  judul atau nama suroh / suratnya Al-Ikhlas tapi dalam penjabaran ayatnya dari ayat pertama hingga ke-empat tidak ada satu kata atau kalimat membahas tentang ke ihklasan.

·         Kenapa Ane Membahas Tentang Arti Ke Ikhlasan (Ikhlas)?
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ : إِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَ أَمْوَالِكُمْ وَ لَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَ أَعْمَالِكُمْ
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Nabi Shallallahu ‘alihi wa sallam telah bersabda,”Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa kalian, juga tidak kepada harta kalian, akan tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian”.
Begitu sangat penting kaum muslim untuk mempelajari dan memahami arti ikhlas sebelum jauh beribadah ternyata hanya sia-sia. Ingin beramal mempertebal iman dibulan puasa ini kita mulai.
Contoh : Salah satunya ibadah puasa bulan romadhon ini anda full 30 hari puasa kita tetapi didalam hati ada keterpaksaan tidak ikhlas, menjalankan sholat lima waktu / kali sehari semalam, zakat dan lain-lain, tanpa dibarengi dengan keikhlasan hati semua kelelahan, haus, lapar, capek, habis waktu ternyata hanya zonk.
Berharap ke syurganya Allah ternyata hanya mimpi, mendapatkan sesuatu yang besar di dambakan tidak terlepas dari perjuangan yang ekstra dan besar pula salah satunya menanamkan niat yang ikhlas.
Semoga kita selalu dalam lindungan Allah, dikuatkan hati ditebalkan keimanan diberi hidayah serta taufiknya.
Demikian artikel yang dapat kami suguhkan, semoga bermanfaat bagi pembaca yang budiman. Ucapan terimakasih besar kami ucapkan atas waktu yang diluangkan untuk mampir di blog kami dan kalau berkenan tolong di share disebarluaskan artikel-artikel kami. Sekian terimakasih Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.

4 komentar untuk "Arti Ikhlas Menurut Agama Islam"

  1. Balasan
    1. sama-sama tuan guru, terimakasih sudah berkunjung. salam

      Hapus
  2. Terkadang berat juga untuk ihklas ini,,, apalagi kalau sudah menyangkut hutang..
    adakah tipsnya pak cek??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada dasarnya memang berat tu pak untuk semua orang, hanya orang yang beriman tebal yang merasa ringan akan hal itu. tipsnya : "kalau ingin surganya laksanakan perintahnya, kalau takut dengan nerakanya jangan ikuti langkah setan, faham maksud saya kan pak.

      Hapus

Orang bijak selalu meninggalkan jejak