Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ihan Mera Ihan Namargoar Di Sungai Bilah (Ikan Raja)

Rial Pohan


Damean Rambe - Desa Sihalo halo Kecamatan Dolok Sigompulon Kabupaten Padang Lawas Utara.
Ihan Mera ihan namargoar yang punya marwah atau kelebihan dari ikan lainnya yang ada di sungai bilah yang biasanya dijadikan opsi untuk upah – upah (tanda rasa syukur) kepada seseorang dengan harapan mendapatkan berkah dari tuhan Allah SWT berupa panjang umur, di beri keturunan dan rejeki yang lancar. Konon katanya pada zaman dahulu ikan ini juga dijadikan makanan favorit oleh para raja di daerah sebagian Sumatera Utara. Ihan mera (ikan merah) merupakan salah satu ikan air tawar yang hidup di sungai bilah aliranya meliputi kabupaten Tapsel, Paluta, Labuhanbatu Sumatera Utara.

Budiman Ritonga & Damean Rambe

Ikan yang sudah mulai langka (ihan mera) memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi menjadikan ikan ini menjadi target para nelayan disekitar aliran sungai bilah  untuk dijual dengan harga mulai 120.000-150.000 per kg nya yang menjadi tambahan mata pencarian banyak masyarakat disekitar aliran sungai bilah.


Untuk mendapatkan ikan ini  ada masa – masanya tidak bisa dipesan pagi langsung ada di siang atau sorenya, biasanya harus menunggu beberapa hari hingga seminggu bahkan terkadang menunggu beberapa minggu, cara mendapatkan atau penangkapnya menggunakan alat Pancing dan Jaring ikan.

Sobar Ritonga

Selain dari ihan merah (ikan merah) yang dijadikan ihan namargoar (ikan raja) ada juga beberapa ikan lainnya sepertia ikan garing, ikan habaro dan BAUNG yang ada di sungai bilah menjadi opsi ketika ikan merah tidak didapatkan, rasa dan lezatnya walaupun tidak seperti ikan merah paling tidak medekati.


Baung
Ihan Mera

Posting Komentar untuk "Ihan Mera Ihan Namargoar Di Sungai Bilah (Ikan Raja)"

close