Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jangan Pernah Percaya Penuh Pada Laki Laki

mahasiswi mojokerto minum racun


Tadinya nggak mau bahas yang lagi heboh bin viral tentang kasus alamarhumah NW, cuma gw kerasa ketabok sebagai cowok baik-baik karena disamaratakan sikap dan sifat yang dicap sebagai "Penggila sex".


Guwa cuma pingin ngetik beberapa kata yang muter-muter di otak gw sejak ngikuti kisah mereka.


Jadi gini, NW dan R ini kan statusnya pacaran.

Suka sama suka lah istilahnya.


Kalian tahu lah kalau pacaran itu ngapain aja, walaupun nggak semua aktifitas tiap pasangan itu sama.


Tapi yang namanya pegangan tangan, peluk, kiss, jelas nggak terelakkan. Bahkan sampai bablas kayak kasus mereka. Apalagi hubungan sampai bertahun-tahun.


Gw kasi edukasi sedikit.

Pas pacaran, kadang nggak sedikit cewek suka "mancing".

Sengaja pula.


Cowok maen game di hp, eh dia gelendotan kayak ulet.

Cowok konsentrasi nyetir, eh dia nempel-nempel kayak ingus.

Cowok ngerjain tugas, eh dia pijit-pijit paha sampai ke atas.


Giliran cowok on, eh si cwe kelabakan.

Terus paying victim bilang dipaksa si cwo.


What the hell?!


Buat cewek-cewek, dengerin!

Cwo sebaik apa pun, saat kalian "pancing" terus dia on, itu otak kami para cowok udah dipenuhi hormon testosteron sampe luber.


Hormon di mana bagi syahwat (libido) enam kali lebih banyak dibandingkan kaum wanita. Ini dibeberkan oleh Pranjal Mehta, ahli psikologi sosial di Colombia University, New York.


Hormon testosteron ini mengganggu kawasan pengendalian dorongan otak. Jadi nggak usah heran kalau cwo udah kepancing, kami bakal lebih ke "MAKSA" daripada "MEMINTA".


Paham, ya?


Dan hampir semua cowok akan mengikuti ke mana hawa nafsunya pergi, termasuk kesenangan sesaat. But, cowok nggak menganggap one night stand sebagai salah satu faktor menentukan pasangan. (Tempo.co)


Jadi, jangan berharap lebih karena kalian udah nyerahin milik kalian yang berharga, terus nganggap cwo bakal tanggung jawab.


Beda.

Beda jalur.


Cwo juga pandai memanfaatkan. Saat cwe pas pacaran minta dibelikan ini itu, minta diantarkan ke sana-sini, cwo juga sama. (Kelly Scott, terapis di Tribeca Therapy, New York)


Jatuhnya jadi kayak jual-beli. Lu jual, gw beli. Nggak ada hubungannya sama cinta atau pengorbanan.


Pendapat yang sama juga diungkapkan Marisa T. Cohen, ahli dari Cornell University, dan disetujui Dr. Cunningham.

"Laki-laki bad boy, mereka cenderung mengekploitasi, cenderung narsis dan berani, sehingga tak pernah takut mencari "mangsa baru", juga memiliki seksualitas yang tinggi."


Apalagi cowok yang udah sering berpetualang, mereka menganggap cewek cuma mangsa. Nggak perlu cinta lah buat "begituan".


Tujuan tulisan ini apa?

Ya nggak ada.

Gw cuma berharap nggak ada NW lain di luar sana.


Semua yang gw tulis di atas buat yang pacaran, bukan kasus pemerkosaan.

Soalnya bakal beda lagi.


Dan alasan ini lah gw nggak mau pacaran or punya hubungan spesial sama cewek.

Bukan karena nggak laku atau nggak ada yang mau.

Gw takut nggak bisa jaga anak orang. Apalagi belum halal.

Sedangkan kalau udah on, gua bisa lebih jahat daripada setan itu sendiri. Lebih parah malah.


Intinya kalian cewek jaga diri lah.

Jangan terlalu bucin.

Buat kalian sendiri juga ke depannya.


HS Nasution

Posting Komentar untuk "Jangan Pernah Percaya Penuh Pada Laki Laki"